Ads by BuzzCity

Senin, 16 Juli 2012

Home » » Jenis Sel

Jenis Sel

Sel merupakan unit terkecil dari kehidupan. Makhluk tingkat tinggi ataupun makhluk uniseluler lainnya tersusun dari sel. Selain itu ada juga makhluk hidup yang hanya tersusun dari sebuah sel.Tapi mengapa dikatakan sebagai unit terkecil kehidupan? Bukankah ada benda-benda lain yang lebih kecil daripada sel ? tahukah Anda bahwa di dalam sel ada benda-benda yang lebih kecil? Mengapa organel-organel itu tidak disebut sebagai unit kehidupan terkecil?

Sel dikatakan sebagai unit terkecil kehidupan karena memiliki semua persyaratan hidup. Dari semua penemuan yang telah ditemukan sekarang ini, hanya sel-lah benda terkecil yang memenuhi persyaratan untuk dikatakan sebagai makhluk hidup.  Persyaratn huidup itu antara lain :

1. Terdapat Protoplasma
Protoplasma merupakan suatu bagian yang terdiri atas bahan yang kompleks dan terlindung dengan baik. Protoplasma biasa dikenal dengan sebutan sel. Berbeda dengan benda tak hidup atau benda mati yang tidak memiliki protoplasma. Lihat saja batu atau komputer yang tidak memiliki protoplasma atau sel, sehingga disebut dengan benda mati.

2. Mempunyai Bentuk dan Ukuran
Makhluk hidup dapat dikenali ciri khas yang menempel padanya dengan melihat bentuknya. Antara jenis mahluk hidup yang satu dengan yang lain memiliki perbedaan baik dalam ukuran maupun bentuknya. Tengok saja antara pohon jamblang dengan pohon teh, pasti terlihat jelas bedanya.

3. Melakukan Aktivitas-Aktifitas Kehidupan :
· Makan: Semua benda hidup membutuhkan asupan bahan makanan yang berasal dari luar tubuh untuk kemudian diproses menjadi energi atau tenaga bagi tubuh.
· Tumbuh Dan Berkembang: Manusia, Hewan dan Tumbuh-Tumbuhan ketika baru lahir atau tumbuh ukurannya akan lebih kecil dan biasanya akan berkembang menjadi lebih besar menyerupai induknya.
· Berkembang Biak: Makhluk hidup yang tidak mampu berkembangbiak menghasilkan keturunan akan punah dan musnah di makan waktu. Oleh sebab itu makhluk hidup memiliki cara masing-masing untuk dapat memperbanyak diri untuk mempertahankan keberadaan di dunia.
· Melakukan Adaptasi: Semua makhluk hidup perlu melakukan penyesuain diri dengan fungsi tubuh dan lingkungan sekitar ekosistem, habitat tempat tinggalnya untuk dapat bertahan hidup dengan lebih baik dan mudah. Contohnya seperti hewan gurun yang tahan panas, bunglong bisa berubah warna, dan lain sebagainya.
· Memiliki Sistem Transportasi: Untuk menyampaikan zat ke bagian-bagian yang membutuhkan.
· Dapat Bergerak: Manusia dan hewan memerlukan kegiatan dengan menggerakkan anggota tubuh untuk berbagai keperluan seperti jalan, makan, menggaruk, berkedip, dan sebagainya. Untuk tumbuhan tidak semuanya dapat melakukan pergerakan. Kemampuan untuk bereaksi terhadap rangsangan dari lingkungan disebut dengan istilah iritabilita.
· Metabolisme
Metabolisme adalah aktifitas fisika atau kimia yang terjadi di dalam tubuh baik secara anabolisme maupun katabolisme.
· Sistem Regulasi : Pengertian arti definisi sistem regulasi adalah aturan sistem yang ada di dalam tubuh makhluk hidup untuk dapat hidup seimbang, serasi dan selaras.

JENIS SEL

1. Sel Eukariota

Secara umum setiap sel memiliki
·  sitoplasma, dan
Sitoplasma dan inti sel bersama-sama disebut sebagai protoplasma. Sitoplasma berwujud cairan kental (sitosol) yang di dalamnya terdapat berbagai organel yang memiliki fungsi yang terorganisasi untuk mendukung kehidupan sel. Organel memiliki struktur terpisah dari sitosol dan merupakan "kompartementasi" di dalam sel, sehingga memungkinkan terjadinya reaksi yang tidak mungkin berlangsung di sitosol. Sitoplasma juga didukung oleh jaringan kerangka yang mendukung bentuk sitoplasma sehingga tidak mudah berubah bentuk.
Organel-organel yang ditemukan pada sitoplasma adalah
· mitokondria (kondriosom)
· badan Golgi (diktiosom)
· plastida (khusus tumbuhan, mencakup leukoplas, kloroplas, dan kromoplas)
· vakuola (khusus tumbuhan)

2. Sel Prokariota

Sel tumbuhan dan sel bakteri memiliki lapisan di luar membran yang dikenal sebagai dinding sel. Dinding sel bersifat tidak elastis dan membatasi perubahan ukuran sel. Keberadaan dinding sel juga menyebabkan terbentuknya ruang antarsel, yang pada tumbuhan menjadi bagian penting dari transportasi hara dan mineral di dalam tubuh tumbuhan.
Sel-sel khusus
· Sel Tidak Berinti, contohnya trombosit dan eritrosit (Sel darah merah). Di dalam sel darah merah, terdapat hemoglobin sebagai pengganti nukleus (inti sel).
· Sel Berinti Banyak, contohnya Paramecium sp dan sel otot
· Sel hewan berklorofil, contohnya euglena sp. Euglena sp adalah hewan uniseluler berklorofil.
· Sel pendukung, contohnya adalah sel xilem. Sel xilem akan mati dan meninggalkan dinding sel sebagai "tulang" dan saluran air. Kedua ini sangatlah membantu dalam proses transpirasi pada tumbuhan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...