Ads by BuzzCity

Senin, 09 April 2012

Home » » Cerita Humor Pelepas Stres

Cerita Humor Pelepas Stres




Pinjami Saya Sedikit Uang

A: "Kamu punya uang nggak?"
B: "Punya."
A: "Pinjami saya sedikit."
B: "Barusan kamu lagi ngomong apa pada diriku?"
A: "Pinjami saya sedikit uang."
B: "Bukan, itu lho kalimat yang kamu katakan pada sebelumnya kalimat ini."
A: "Kamu punya uang nggak?"
B: "Nggak punya."



Sial Karena Menemukan Uang

Sang suami pulang dengan muka masam, si isteri bertanya dengan penuh rasa prihatin: "Kamu nampaknya lagi menjumpai masalah yang tak menyenangkan."

Suami: "Hari ini di atas bus aku menemukan uang Rp. 2 juta."
Isteri: "Lho, ini kan hal yang sangat menyenangkan."
Suami: "Tetapi hal ini kemudian diketahui oleh seorang penumpang lainnya, maka itu mau tak mau aku harus berbagi dengan dirinya."
Isteri: "Di tanganmu kan masih ada sisa uang Rp. 1 juta."
Suami: "Sebelum tiba ke rumah, aku baru menyadari bahwa uang Rp. 2 juta yang kutemukan dan kupungut tadi sebenarnya adalah uangku sendiri. Sungguh sialan." 



Naik Taksi Tak Membawa Uang

Pagi-pagi saya naik taksi, sesampainya di tempat tujuan baru menyadari lupa membawa uang di kantong, maka itu saya terpaksa menyodorkan sebungkus rokok filter merek 555 kepada bang sopir sebagai penggantinya. Si sopir menerima rokok itu lalu berkata: "Wah, rokoknya kok bagus banget."

Saya dengan canggung turun dari taksi, bang sopir tiba-tiba memanggil saya sambil mengeluarkan sebungkus rokok murahan dari kantong celananya: "Kembaliannya Pak!" katanya dengan tenang. 





Selingkuh

"Bu, ibu adalah korban pemerkosaaan. Untuk menjaga
sesuatu yang kita tidak inginkan bersama, ibu tidak
diizinkan melihat wajah Anton, penjahat yang memperkosa
ibu di penjara."
"Tapi tolonglah saya,Pak. Saya ingin bertemu beberapa
menit saja. Sebab, setelah pemerkosaan itu, saya tidak
pernah merasakan kebahagiaan lagi."
"Saya tahu, ibu jadi tertekan setelah pemerkosaan itu."
"Ya, sebab setelah pemerkosaan itu terjadi, saya baru
tahu bahwa ternyata permainan suami saya tidak ada
apa-apanya dibandingkan dengan permainan Anton,
Pak."gubrakkk!!!!!!  


Buruan cium pantat gue
  Seorang lelaki berpakaian jas lengkap dan perlente sedang berjalan kaki menuju ke suatu tempat, ketika secara tiba-tiba seorang anak muncul di hadapannya dan bertanya:
“Maaf om, bole tanya kan?. Sekarang ini jam berapa sih?”
Lelaki tersebut melipat lengan kirinya di depan dada, melihat jam tanganya dan berkata:
“Sekarang jam tiga kurang seperempat.”
Si anak mengucapkan terima kasih, lalu berkata:” Tepat jam tiga nanti om boleh mencium pantat saya.” katanya sambil melarikan diri
Lelaki perlente tersebut merasa dilecehkan dan mengejar si anak untuk memberi pelajaran.
Ketika sedang berlari mengejar, seorang rekan kantor menghentikanya.
“Ada apa kamu lari-lari begitu?” tanya rekan tersebut.
Sambil menunjuk si anak, lelaki perlente bercerita:” Anak itu bertanya jam berapa, lalu aku jawab jam tiga kurang seperempat,..eeee.. dia bilang jam tiga tepat aq boleh mencium pantatnya.
Temannya melihat jam dan berkata:Lho, masih sepuluh menit lagi, kenapa bur
u-buru???”.


semoga tertawa dengan cerita diatas



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...