Ads by BuzzCity

Rabu, 10 Agustus 2011

Home » » UANG UNTUK DIATUR BUKAN YANG MENGATUR

UANG UNTUK DIATUR BUKAN YANG MENGATUR



Semua orang yang ada dimuka bumi ini pasti tidak asing dengan namanya UANG.....ya uang merupakan alat untuk mencukupu dan menunjang kelangsungan dalam hidup tapi jangan sampai uang dijadikan sebagai unsur penting dalam hidup karena pada dasarnya uang hanya sebagai ALAT sekali lagi ALAT untuk membantu kelangsungan hidup.disini waktu walking-walking alias jalan-jalan tadi nemuin artikel yang bagus untuk dibaca bagaimana caranya utnuk mengatur keuangan kita sehingga bukanlah kita yang akan diatur oleh uang kelak,dn utnutk menikmati sekarang sehingga tidak menimbulkan masalah dihari kelak tanpa basa dan basi baca tutornya yuk.mareeeeeeeeee



1. Beli pengalaman, bukan materi
Penelitian menunjukkan, orang akan mendapatkan lebih banyak kebahagiaan dengan membeli pengalaman, daripada membeli hal-hal materi. Bersantai untuk menikmati pemandangan alam, atau menonton pertunjukan teater akan memberi manfaat jangka panjang. Jika menghabiskan uang dengan membeli tas model terbaru, sepatu, atau perhiasan, kepuasannya akan cepat hilang karena barang Anda akan segera digantikan dengan model-model baru yang terus muncul. Oleh karena itu banyak orang lebih suka menghabiskan waktu dan uang untuk berbincang-bincang, atau traveling yang bisa menciptakan kenangan indah selamanya.

2. Membuat pembelian kecil dalam jumlah banyak
Penelitian juga menunjukkan bahwa uang yang dikeluarkan menghasilkan kenikmatan lebih ketika digunakan untuk pembelian dalam jumlah banyak. Membeli benda-benda kecil tapi banyak lebih menyenangkan daripada membeli satu benda saja dengan harga yang mahal. Anda akan mendapatkan lebih banyak kepuasan jika menghabiskan uang pada waktu yang berbeda untuk hal-hal yang berbeda.

3. Jangan menjadi rutinitas
Pengalaman menyenangkan biasanya melibatkan hal baru dan beragam. Tapi ketika kesenangan itu dilakukan berulang-ulang, Anda akan menjadi terbiasa, dan pengalaman tersebut akan menjadi rutinitas yang membosankan. Jika Anda menikmati latte setiap pagi, atau makan di restoran setiap hari untuk makan siang, maka Anda akan menghabiskan uang setiap tahun tanpa merasa melakukan sesuatu yang berarti. Cobalah rutin membawa makanan dari rumah untuk bekal dengan lauk seadanya. Lalu sesekali manjakan diri dengan makan di restoran mahal. Kepuasannya pasti akan berbeda.

4. Gunakan otak, bukan hanya uang
Orang yang terbiasa hemat pasti mampu menikmati kegiatan gratis atau murah. Anda akan menjadi lebih kreatif untuk menghasilkan lebih banyak uang dan menggunakannya dengan bijak. Ada sumber-sumber kebahagiaan yang ditemukan para psikolog dari hasil studi mereka, yakni dengan berolahraga, berkebun, menghabiskan waktu di alam, seni dan kerajinan, musik, dan kegiatan keagamaan.


5. Berikan pada orang lain, bukan hanya diri sendiri
Penelitian membuktikan, melakukan kebaikan untuk orang lain adalah cara yang sangat efektif untuk meningkatkan kebahagiaan. Dalam satu eksperimen, orang diberi sejumlah uang dan mereka diminta menghabiskan uang tersebut dengan berbagi pada orang lain. Seminggu kemudian, skor kebahagiaan responden menunjukkan peningkatan. Artinya, berbagi itu memang menyenangkan. Responden sepakat bahwa memberi itu lebih berharga daripada menerima. Menerjemahkan nilai-nilai ke dalam tindakan melalui berbagi dapat membangun harga diri
dan perasaan, serta meningkatkan hubungan baik dengan orang lain.

source:Jeremy Shapiro, PhD, seorang psikolog dari Case Western Reserve University
di beritaunik.tk

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...