Ads by BuzzCity

Rabu, 22 Juni 2011

Home » , » POLITIK NAZI DAN ISLAM

POLITIK NAZI DAN ISLAM

Nazi dan Islam

Politically Incorrect Guide to NAZI DEJA VU





Politically Incorrect Guide to PERSEKUTUAN SETAN


SANG MUFTI DAN MISSINYA

Haj Mohammed Effendi Amin el Husseini lahir di tahun 1893 di Yerusalem, yang saat itu adalah ibukota Palestina, yang merupakan bagian dari kekaisaran Turki Ottoman. Kakeknya yang bernama Mustapha dan saudara angkatnya Kemal adalah Mufti di Yerusalem di tahun 1890-an.
Hussein kuliah di Universitas Al Azhar di Kairo, Mesir, di mana dia belajar filosofi Islam. Dia tidak menyelesaikan kuliahnya dan ke luar dari universitas tsb. setahun kemudian. Di tahun 1914, dia masuk ke dalam angkatan bersenjata Turki Ottoman sebagai serdadu artileri dan ditempatkan di Smyrna.



Amin Al-Husseini bersumpah setia kepada Kekaisaran Ottoman sewaktu terjadi genosida Armenia. Dia adalah perwira yang ditempatkan di Smyrna dan berpartisipasi langsung dalam genosida Armenia.


Satu setengah juta Kristen dibantai di bawah pedang Jihad Islam oleh tentara Ottoman. Amin Al-Husseini ditunjuk sebagai Kepala Supreme Muslim Council (Konsul Tinggi Muslim) dari tahun 1922 sampai 1937.



Dia sangat kecewa terhadap Kekaisaran Ottoman di bawah Ataturk. Husseini mulai berangan-angan untuk mendirikan kembali Kekaisaran Islam. Dia bersumpah untuk melawan semua Muslim sekuler. Amin Al-Husseini melakukan perbaikan gedung Dome of the Rock and Mesjid Al Aqsa di Jerusalem. Dialah yang pertama kali memerintahkan pelapisan emas di kubah mesjid.



_________________
GOD is its target,the YESUS CHRIST is its model,the BIBLE its constitution:Martyrs & Sahid its path and death for the sake of GOD is the loftiest of its wishes
AMEN

zebaoth_jehova
MURTADIN MURTADIN
Number of posts: 176 Reputation: -4 Points: 977 Registration date: 2008-12-18
Back to top Go down







Re: Nazi dan Islam

Post  zebaoth_jehova on Sun Dec 28, 2008 4:50 am
Sejak itu, Yerusalem punya tempat ziarah Islam yang berperanan lebih penting lagi bagi Muslim di mata dunia Arab.

1928
Husseini bergabung dengan
Muslim Brotherhood. Muslim Brotherhood dibentuk di Mesir oleh Hassan El Banna di tahun 1928. Amin Al-Husseini menjadi anggota utama dan inspirasi ideologi bagi Muslim Brotherhood. Ini adalah ibu dari organisasi2 sekarang seperti Islamic Jihad dari Mesir dan Hamas di Palestina. Muslim Brotherhood menerapkan pandangan Islam Wahhabi yang mengijinkan pemakaian kekerasan untuk membersihkan unsur2 non-Islami dari ‘dunia Muslim’. Mereka berangan-angan mendirikan Kekaisaran Pan-Islami, yang menerapkan hukum2 Sharia dengan ketat.
1929
Pembantaian Hebron
Amin Al-Husseini mengatur kerusuhan2 lebih banyak lagi di Palestina. Dia menyebarkan desas-desus palsu agar membuat pihak Muslim lokal menyerang pihak Yahudi. Pembunuhan terhadap Yahudi Hebron dimulai. Masyarakat Yahudi Hebron telah tinggal di tempat itu lebih dari 2.000 tahun.
1931
Amin Al-Husseini mulai membentuk dasar gerakan politiknya sendiri. Dia berkhotbah tentang kesatuan Islam dan membentuk World Islamic Congress di tahun 1931.
1933
Kelompok2 politik Arab Nazi bermunculan di Timur Tengah:
Mesir Muda (Young Egypt). Dipimpin oleh anggota Muslim Brotherhood Abdul Gamal Nasser (yang nantinya jadi Presiden Mesir). Slogan politik Nasser yang berbunyi: “Satu Rakyat, Satu Partai, Satu Pemimpin” merupakan terjemahan langsung dari slogan Nazi Jerman.

Partai Nasionalis Sosial (Social Nationalist Party) di Syria. Dipimpin oleh Anton Saada (dikenal sebagai Fuhrer Syria)

1936
Husseini bertemu dengan pengurus keuangan (bankir) bagi Hitler yakni Hitler’s Francois Genoud yang nantinya dikenal sebagai Bankir Swiss bagi Kerajaan Jerman Ketiga (Third Reich) milik Hitler. Francois Genoud pergi ke Palestina untuk bertemu dengan Amin Al-Husseini untuk pertama kalinya. Hubungan mereka berlangsung akrab sampai di tahun 1960-an.
Amin Al-Husseini adalah seorang pengatur kerusuhan massal. Dia membentuk kelompok2 bunuh diri untuk melawan pemerintahan lokal. Dia menerapkan methodologi Nazi “pemberantasan sistematik” terhadap orang Arab mana saja yang diduga kurang setia terhadap tujuan Pan-Islami yang ingin dicapai Muslim Brotherhood.
Semua unsur yang “non-Islami” dianggap ancaman bagi tujuan Pan-Islam-nya.
1937
Dengan uang jalan dari Hitler, Amin Al-Husseini berkunjung ke Konsul Jerman di Yerusalem. Dia bertemu dengan SS Hauptschanfuehrer A. Eichman dan SS Oberscherfuehrer H. Hagen untuk membicarakan “masalah Yahudi”. Sesudah itu Amin Al-Husseini menerima bantuan keuangan dan militer dari Nazi Jerman.
1941
Amin Al-Husseini mengusahakan penggulingan kekuatan politik pro-nazi di Baghdad, Irak. Tangan kanannya adalah Kharaillah Tulfah. Tulfah adalah pendidik dan paman Saddam Hussein. Jerman mengirim senjata2 dan pesawat2 terbang bagi Husseini. Tapi usaha penggulingan kekuasaan gagal.


Amin Al Husseini di Bagdad bersana Rashid Al-Qailani, pemimpin Pro-Nazi Iraqi Coup 1941

Amin Al-Husseini berkunjung ke Roma untuk bertemu dengan ketua fasisme Benito Mussolini, pelaku genosida orang2 Ethiopia di Afrika. Mussolini bersumpah untuk membantu rakyat Palestina melawan rakyat Yahudi. Dari Roma, Husseini mengumumkan Fatwa Jihad melawan Inggris. Dia berkhotbah tentang keberadaan Pan-Islam dengan tujuan mempersatukan umat Islam bagi tujuan Islam.




1942
Amin Al Husseini bertemu dengan Adolf Hitler di bulan November 1942, beberapa minggu sebelum pelaksanaan Solusi Akhir untuk mengirim para Yahudi Eropa ke kamar gas.









Mufti Husseini menjadi kawan dekat Heinrich Himmler, ketua SS (Perwira Nazi). Amin Al-Husseini menerima tur khusus ke kamp konsentrasi Auschwitz oleh Himmler karena Husseini bersikeras ingin melihat sendiri pembunuhan para Yahudi Eropa.
Amin Al-Husseini dengan Perintah Tinggi Nazi menolak secara pribadi tawaran Palang Merah untuk menukar 10.000 anak2 Yahudi dengan tawanan2 tentara Nazi. Anak2 itu akan mati dalam kamar gas Hitler. Dan memang akhirnya 10.000 anak2 mati.

DAN 10.000 ANAK2 MATI ...







Kerajaan Jerman Ketiga Hitler menggaji Amin Al-Husseini dan menunjuknya menjadi
Kepala Divisi SS Hanzar. Divisi Hanzar beranggotakan Muslim Nazi dan melakukan genosida 250.000 orang2 Serbia, Gypsi, dan Yahudi selama Perang Dunia II.



Amin Al-Husseini membentu Divisi Prajurit Muslim Nazi Hanzar di Bosnia yang disebutnya sebagai “Bagian Islam Terbaik” (The Cream of Islam).



Divisi Prajurit Muslim Nazi Hanzar merupakan divisi yang terbesar (26.000 tentara) dari Tentara Kerajaan Ketiga Hitler dan secara aktif mengambil bagian dalam pelaksanaan genosida masyarakat Serbia dan Yahudi.


‘Hanzar’
adalah nama pedang yang digunakan para perwira di bawah Kekaisaran Turki Ottoman. Prajurit2 Muslim bersumpah setia kepada rezim Nazi dalam pernyataan resmi yang diselenggarakan oleh Heinrich Himmler, kepala tentara Nazi SS.
Dalam pernyataan Nazi terhadap agama Islam, kepala tentara Nazi SS Heinrich Himmler berkata kepada ketua propaganda Nazi Josef Goebbels: “Aku tidak menentang Islam sama sekali karena Islam mengajar para tentara di divisi ini bagiku dan menjanjikan para tentara tsb. surga jika mereka berperang dan mati dalam tugas. Ini agama yang sangat praktis dan menarik bagi para tentara.”
Heinrich Himmler, Ketua SS, dan teman dekat Amin Al-Husseini, menyediakan dana dan mendirikan Institut Islam (‘Islamische Zentralinstitut’) di Dresden di bawah pengawasan sang Mufti. Tujuannya adalah untuk menghasilkan generasi pemimpin2 Islam yang akan terus menggunakan Islam sebagai pelaksana ideologi Nazi ke abad ke 21.
1944
Amin Al-Husseini berpidato di Berlin kepada para tentara Muslim SS Nazi: “Bunuh orang2 Yahudi di mana pun kau jumpai mereka. Ini menyenangkan Tuhan, Sejarah dan Agama. Ini meninggikan kehormatanmu. Tuhan besertamu.”
1946
Secara mengejutkan Inggris mengampuni Husseini dan memberinya amnesti. Husseini kembali ke Palestina.

Amin Al-Husseini ditunjuk sebagai ketua Muslim Brotherhood di Yerusalem. Islam Wahhabi menjadi alat yang sempurna bagi kebijaksanaan politi Husseini dalam melakukan pembersihan rasial. Dia menggunakan tata cara Nazi untuk mewujudkan dunia Arab yang bebas dari Yahudi (Juden-Rei di Jerman).

Yugoslavia meminta ekstradisi dari Mesir untuk Amin Al-Husseini dengan tuduhan Kejahatan Perang dan Kejahatan terhadap Kemanusiaan. Pemerintah Mesir menolak menyerahkannya kepada Yugoslavia.

“Bunuh orang2 Yahudi! Bunuh Mereka Semua!”
Guru dan Paman Yasser Arafat
Yasser Arafat lahir di Mesir dan dia bertemu dengan Amin Al-Husseini di usia 17 tahun dan mulai bekerja baginya. Orang2 menduga Amin Al-Husseini adalah paman Yasser Arafat yang nama sebenarnya adalah Mohammed Abder Rauf Arafat Al-Kudwa Al-Husseini. Arafat dikabarkan mengganti namanya dengan sengaja untuk menutupi hubungan darah dengan Amin Al-Husseini.


Yasser Arafat dan Saddam Hussein di tahun 1981.

Amin Al-Husseini menunjuk Yasser Arafat untuk mencari dan mengirim persenjataan bagi Tentara Luar Biasa Mufti: “The Holy Strugglers”
1948-1949
Arafat berkata tentang Amin Al-Husseini: “Aku adalah salah satu tentaranya.”
Yasser Arafat diwawancarai oleh Al Sharq Al Awsat (Harian Arab London) dan diterbitkan kembali di harian Palestina Al Quds di tanggal 2 Agustus, 2002:
“Kami bukan orang2 Afghanistan … Kami orang2 yang perkasa. Dapatkah mereka menggantikan pahlawan kami Hajj Amin Al-Husseini?… Terjadi beberapa kejadian untuk menyingkirkan Hajj Amin, ketika mereka menduga dia adalah sekutu Nazi. Tapi meskipun demikian, dia tinggal di Kairo dan berpartisipasi di perang tahun 1948. Aku adalah salah seorang tentaranya.”

Atas persetujuan PBB, Israel memproklamasikan kemerdekaannya. Liga Arab seketika mengumumkan Jihad (Perang Suci) melawan Israel. Mesir, Irak, Syria, Saudi Arabia dan Yordania dengan serentak mengumumkan perang terhadap negara baru Yahudi dan menyerang Israel.

Amin Al-Husseini: “Aku mengumumkan Perang Suci, Wahai Saudara2 Muslimku! Bunuh Yahudi! Bunuh mereka semua!”Liga Arab yang didirikan oleh Amin Al-Husseini mendukung dan mengumumkan semua perang melawan Israel di abad ke 20 (1948, 1956, 1967, 1973). Liga Arab juga mendukung kedua Intifada melawan Israel.
1962
Amin Al-Husseini menjadi presiden Kongres Dunis Islam (World Islamic Congress), di mana dia menerapkan rencana Fundamentalis Islam untuk membuat tanah Arab bebas Yahudi (Judenrei), seperti yang Hitler lakukan di Eropa. Ratusan ribu orang Yahudi Arab yang tinggal di negara2 Arab sebelum Islam selama seribu tahun dibunuh atau dipaksa meninggalkan tanah airnya.


_________________
GOD is its target,the YESUS CHRIST is its model,the BIBLE its constitution:Martyrs & Sahid its path and death for the sake of GOD is the loftiest of its wishes
AMEN
 
http://murtadinkafirun.forumotion.net/t352-nazi-dan-islam
 
 
 
 



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...